Peer Review Process
Jurnal Pengabdian Indonesia menerapkan proses peer review yang terstruktur untuk menjamin kualitas akademik, relevansi, dan integritas ilmiah artikel pengabdian masyarakat.
Proses Peer Review
-
Submission (Pengiriman Naskah)
-
Penulis mengirimkan manuskrip melalui Online Journal System (OJS).
-
Manuskrip harus sesuai pedoman penulis, termasuk format, struktur, referensi, abstrak, tabel, dan gambar.
-
-
Initial Screening (Penyaringan Awal)
-
Editor memeriksa kepatuhan format, kelengkapan, dan kesesuaian dengan fokus jurnal.
-
Naskah yang tidak memenuhi kriteria dapat dikembalikan tanpa direview.
-
-
Editorial Review (Tinjauan Editorial)
-
Editor mengevaluasi originalitas, relevansi terhadap pengabdian masyarakat, kualitas akademik, dan kesesuaian lingkup jurnal.
-
Naskah yang tidak memenuhi standar dapat desk-reject.
-
-
Peer Review (Review Sejawat)
-
Naskah yang memenuhi kriteria direview oleh minimal dua pakar independen.
-
Menggunakan sistem double-blind untuk menjaga anonimitas penulis dan reviewer.
-
Reviewer menilai: metodologi, kontribusi, kejelasan, dan relevansi terhadap pemberdayaan komunitas.
-
-
Final Decision (Keputusan Akhir)
-
Berdasarkan masukan reviewer, editor menentukan:
-
Accept (Diterima)
-
Minor Revision (Revisi Minor)
-
Major Revision (Revisi Mayor)
-
Reject (Ditolak)
-
-
Penulis wajib menanggapi komentar reviewer dan melakukan revisi.
-
Naskah yang direvisi dapat diperiksa ulang sebelum keputusan final.
-
-
Final Check (Pemeriksaan Akhir)
-
Naskah diterima dicek untuk:
-
Bahasa dan kejelasan penulisan
-
Format dan referensi
-
Kepatuhan etika publikasi
-
-
-
Publication (Publikasi)
-
Artikel yang lolos semua tahap diterbitkan online dan cetak.
-
Semua karya yang dipublikasikan dapat diakses oleh publik dan komunitas akademik.
-


