Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Pengolahan Sampah Dapur Menjadi Kompos Menggunakan Galon Bekas
Keywords:
sampah dapur, pengomposan, komposter sederhana, pemberdayaan masyarakat, galon bekasAbstract
Sampah rumah tangga, khususnya sampah dapur, masih memerlukan pengelolaan yang tepat karena sebagian sampah organik belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemilahan sampah organik dan memperkenalkan keterampilan dasar pembuatan komposter sederhana menggunakan galon bekas. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2025 di Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, dengan pendekatan edukasi dan demonstrasi kepada sekitar 20–25 peserta. Tahapan kegiatan meliputi edukasi pemilahan sampah, demonstrasi modifikasi galon, persiapan bahan organik, serta penjelasan penggunaan dan perawatan komposter. Evaluasi dilakukan melalui observasi, tanya jawab, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan keterlaksanaan kegiatan dan respons peserta. Hasil menunjukkan terlaksananya edukasi dan demonstrasi pembuatan komposter serta pengenalan bahan organik dan perawatannya. Kegiatan menjadi langkah awal pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah dapur secara sederhana. Pendampingan dan pemantauan lanjutan diperlukan untuk mendukung keberlanjutan penerapan komposter.


