Pemanfaatan Limbah Kain Perca Sebagai Produk Bernilai Ekonomis Untuk Peningkatan Kreativitas Dan Pendapatan Masyarakat
Keywords:
Limbah Kain Perca, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Kreatif, ABCD, Kerajinan TanganAbstract
Limbah kain perca dari industri gorden rumahan selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan akibat pembakaran sisa kain. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan pengetahuan masyarakat dalam mengolah limbah kain perca menjadi produk bernilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), dengan sasaran ibu-ibu PKK, pelaku UMKM, dan masyarakat Dusun Ketawang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara reflektif selama pelaksanaan workshop menganyam kain perca menjadi keset, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan indikator partisipasi, kemunculan ide produk baru, dan kemampuan peserta menyelesaikan produk secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari 17 peserta, peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengolah limbah kain, serta munculnya ide produk turunan seperti tatakan panci dan taplak meja. Kendala meliputi keterbatasan waktu, alat, dan kemampuan awal peserta. Program ini efektif sebagai langkah awal pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis limbah tekstil, namun memerlukan pendampingan berkelanjutan.


