EDUKASI PENGABDIAN MASYARAKAT MELAKUKAN PELATIHAN KESEIMBANGAN DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA PASCA STROKE DI DESA CINTA RAKYAT PERCUT
Keywords:
Lansia pasca-stroke, Latihan keseimbangan, Kemandirian fungsional, Caregiver, Rehabilitasi komunitasAbstract
Keterbatasan akses rehabilitasi pasca-stroke di tingkat komunitas memicu risiko kecacatan permanen dan ketergantungan lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian fungsional lansia dan kapasitas caregiver melalui edukasi interaktif dan latihan keseimbangan mandiri di Desa Cinta Rakyat Percut. Metode kegiatan meliputi baseline assessment, edukasi, peragaan, pendampingan rumah (home visit) selama empat minggu, dan evaluasi keberlanjutan. Evaluasi dilakukan menggunakan tes kognitif, lembar observasi, Barthel Index, dan Timed Up and Go Test, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif persentase. Hasil menunjukkan partisipasi penuh (100%), peningkatan pengetahuan caregiver (84%), keterampilan peragaan latihan (72%), perbaikan skor Barthel Index (24%), serta peningkatan stabilitas berdiri (20%). Kesimpulannya, intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat ini efektif mengatasi kesenjangan layanan dan meningkatkan kemandirian lansia pasca-stroke. Disarankan bagi Puskesmas untuk mengintegrasikan modul latihan keseimbangan ke dalam program rutin Posyandu Lansia.


