EDUKASI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK GURU SEKOLAH DASAR KOTA BANJARMASIN
Keywords:
deep learning, kearifan lokal, budaya Banjar, kapasitas guru, sekolah dasarAbstract
Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar Kota Banjarmasin terkendala oleh dominasi pembelajaran permukaan dan minimnya integrasi budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pedagogik guru melalui edukasi pendekatan deep learning berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan model pelatihan partisipatif selama tiga hari yang mencakup tahap edukasi konseptual, eksplorasi budaya Banjar, dan workshop penyusunan modul ajar. Pengumpulan data evaluasi menggunakan instrumen tes objektif pilihan ganda (pre-test dan post-test) serta rubrik penilaian produk. Data capaian dianalisis menggunakan teknik kuantitatif deskriptif berupa skor rata-rata klasikal. Hasil evaluasi menunjukkan lonjakan signifikan pada pemahaman kognitif guru sebesar 35,25 poin, dari rata-rata awal 50,00 menjadi 85,25, serta keberhasilan memproduksi draf modul ajar kontekstual. Disimpulkan bahwa edukasi terstruktur ini efektif mendongkrak kompetensi profesionalisme guru sekaligus melestarikan identitas kultural daerah. Dinas Pendidikan direkomendasikan mereplikasi program ini secara berkala melalui Kelompok Kerja Guru.


