Pendampingan Implementasi QRIS dan Rekonsiliasi Penjualan Digital bagi Pelaku Usaha
Keywords:
Digitalisasi Keuangan UMKM, Implementasi Sistem QRIS, Rekonsiliasi Kas Mandiri, Pendampingan Daring Penuh, Literasi Keuangan DigitalAbstract
Pergeseran menuju cashless society menuntut UMKM adaptif terhadap pembayaran digital, namun pelaku usaha mikro sering terkendala rendahnya literasi digital dan tantangan rekonsiliasi keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital, mendampingi implementasi QRIS, serta membangun kapasitas rekonsiliasi kas mandiri mitra. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan full online mentoring melalui Zoom, WhatsApp, dan Google Sheets pada tiga usaha mikro. Data dikumpulkan secara daring via wawancara, kuesioner pre-test dan post-test, serta survei kepuasan pelanggan. Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pendampingan. Hasil utama menunjukkan rata-rata literasi digital meningkat dari 32% menjadi 96%, porsi omzet non-tunai mencapai 66%, akurasi rekonsiliasi mandiri sebesar 87%, dan kepuasan pelanggan melonjak menjadi 89%. Disimpulkan bahwa pendampingan daring terstruktur efektif mewujudkan tata kelola keuangan UMKM yang akuntabel. Direkomendasikan evaluasi berkala bulanan dan pengembangan materi ke arah otomatisasi laporan laba-rugi digital.


