Politik Media dan Pembentukan Realitas Sosial pada Pilpres 2024: Studi Literatur dalam Perspektif Etika Komunikasi Islam

Authors

  • Meri Sariningsih Institut Almasthuriyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia Author
  • Indra Martian Universitas Ibn Khaldun,Bogor, Indonesia Author
  • Adinda Tessa Naumi Universitas Ibn Khaldun,Bogor, Indonesia Author

Keywords:

politik media, realitas sosial, etika Islam, polarisasi, Pilpres 2024

Abstract

Pemilihan Presiden 2024 menunjukkan peningkatan peran media digital dalam membentuk realitas politik masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh politik media pada Pilpres 2024 serta dampaknya terhadap etika komunikasi Islam. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi 15 artikel jurnal nasional (2023–2025) dan literatur relevan dari Google Scholar, Scopus, dan DOAJ. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan media sosial menggeser komunikasi politik menjadi demokrasi hiburan visual-emosional. Framing media dan propaganda buzzer memicu realitas artifisial, polarisasi, dan fragmentasi sosial akibat pengabaian prinsip tabayyun dan kebenaran (qaulan sadidan). Kesimpulannya, krisis etika komunikasi digital mengancam demokrasi, meski media tetap berpotensi untuk edukasi politik berbasis nilai Islami. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak paparan propaganda secara empiris.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Politik Media dan Pembentukan Realitas Sosial pada Pilpres 2024: Studi Literatur dalam Perspektif Etika Komunikasi Islam. (2026). Journal of Multidisciplinary in Islam, 2(2), 65–73. https://ejournal.institutsmb.id/index.php/JMI/article/view/173

Similar Articles

1-10 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.